Sektor Konstruksi

Bahan peledak merupakan bahan yang sangat bebahaya dan sensitif, sehingga untuk tujuan tertentu perlu ada monitoring dan kontrol tertentu. Bahan Peledak Komersial merupakan campuran bahan kimia yang dapat digunakan sebagai bahan peledak untuk pekerjaan pertambangan, pekerjaan konstruksi sipil atau dalam produksi tertentu untuk tujuan komersil lainnya. 

PT DAHANA (Persero) ditunjuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 1982 untuk menyediakan bahan peledak dan jasa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 125 tahun 1999 tentang Pengadaan dan Penggunaan Bahan Peledak adalah rincian dalam Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 36 Tahun 2012 tentang Pedoman regulasi, Pengawasan dan Pengembangan Industri Bahan Peledak dan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Keamanan Bahan Peledak Komersial. 

 

Izin Pembelian dan Penggunaan (Izin P2)

Pembelian bahan peledak hanya dapat dipenuhi jika pelanggan memiliki Izin Pembelian dan Penggunaan (Izin P2) yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang berlaku selama 6 (enam) bulan dan hanya diberikan kepada pelanggan yang sudah mempunyai sendiri Izin Pemilikan, Penggunaan dan Penyimpanan Bahan Peledak (P3 izin) yang juga dikeluarkan oleh Kapolri. 

 

Izin Pemilikan, Penggunaan dan Penyimpanan Bahan Peledak (izin P3)

Izin P3 adalah Izin Pemilikan, Penggunaan dan Penyimpanan Bahan Peledak. Izin P3 dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan berlaku selama 5 (lima) tahun sesuai dengan keabsahan izin yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Mineral & Batubara, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 

Sebelum Izin P2 atau Izin P3 dikeluarkan oleh Kapolri Indonesia, diperlukan adanya rekomendasi dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Untuk proyek/ perusahaan di bawah Direktorat Jenderal Pertambangan Umum atau Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, selain dari rekomendasi dari Kapolri sementara, rekomendasi dari salah satu Direktorat tersebut di atas juga diperlukan. Selain itu, untuk mendapatkan rekomendasi dari Kepala Kepolisian Daerah, rekomendasi dari Kepolisian Daerah (Polres) juga diperlukan.

 

PERSYRATAN PEMBELIAN

  1. Pelanggan mengajukan permintaan tertulis dengan menyebutkan jenis dan kuantitas bahan peledak bersama dengan penjelasan pada tujuan penggunaan.
  2. Berdasarkan permintaan material, Dahana akan mengajukan penawaran untuk pelanggan dan jika diinginkan, Dahana dapat membantu dalam mempersiapkan dan menyelesaikan izin yang diperlukan.
  3. Setelah perjanjian pembelian tercapai antara Dahana dan pelanggan, persyaratan pembelian akan dinyatakan dalam pesanan pembelian / PO atau layanan order / SO. 
  4. Berdasarkan urutan, Dahana akan menentukan rencana pengadaan, apakah itu akan dipenuhi dari stok yang tersedia, diproduksi atau diimpor. 
  5. Barang akan dikirim setelah izin dan pembayaran persyaratan terpenuhi sesuai dengan jadwal pengiriman.

 

Bahan peledak merupakan bahan yang sangat bebahaya dan sensitif, sehingga untuk tujuan tertentu perlu ada monitoring dan kontrol tertentu. Bahan Peledak Komersial merupakan campuran bahan kimia yang dapat digunakan sebagai bahan peledak untuk pekerjaan pertambangan, pekerjaan konstruksi sipil atau dalam produksi tertentu untuk tujuan komersil lainnya. 
PT DAHANA (Persero) ditunjuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 1982 untuk menyediakan bahan peledak dan jasa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 125 tahun 1999 tentang Pengadaan dan Penggunaan Bahan Peledak adalah rincian dalam Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 36 Tahun 2012 tentang Pedoman regulasi, Pengawasan dan Pengembangan Industri Bahan Peledak dan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Keamanan Bahan Peledak Komersial. 
Izin Pembelian dan Penggunaan (Izin P2)
Pembelian bahan peledak hanya dapat dipenuhi jika pelanggan memiliki Izin Pembelian dan Penggunaan (Izin P2) yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang berlaku selama 6 (enam) bulan dan hanya diberikan kepada pelanggan yang sudah mempunyai sendiri Izin Pemilikan, Penggunaan dan Penyimpanan Bahan Peledak (P3 izin) yang juga dikeluarkan oleh Kapolri. 
Izin Pemilikan, Penggunaan dan Penyimpanan Bahan Peledak (izin P3)
Izin P3 adalah Izin Pemilikan, Penggunaan dan Penyimpanan Bahan Peledak. Izin P3 dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan berlaku selama 5 (lima) tahun sesuai dengan keabsahan izin yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Mineral & Batubara, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 
Sebelum Izin P2 atau Izin P3 dikeluarkan oleh Kapolri Indonesia, diperlukan adanya rekomendasi dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Untuk proyek/ perusahaan di bawah Direktorat Jenderal Pertambangan Umum atau Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, selain dari rekomendasi dari Kapolri sementara, rekomendasi dari salah satu Direktorat tersebut di atas juga diperlukan. Selain itu, untuk mendapatkan rekomendasi dari Kepala Kepolisian Daerah, rekomendasi dari Kepolisian Daerah (Polres) juga diperlukan.
PERSYRATAN PEMBELIAN
1.Pelanggan mengajukan permintaan tertulis dengan menyebutkan jenis dan kuantitas bahan peledak bersama dengan penjelasan pada tujuan penggunaan.
2.Berdasarkan permintaan material, Dahana akan mengajukan penawaran untuk pelanggan dan jika diinginkan, Dahana dapat membantu dalam mempersiapkan dan menyelesaikan izin yang diperlukan.
3.Setelah perjanjian pembelian tercapai antara Dahana dan pelanggan, persyaratan pembelian akan dinyatakan dalam pesanan pembelian / PO atau layanan order / SO. 
4.Berdasarkan urutan, Dahana akan menentukan rencana pengadaan, apakah itu akan dipenuhi dari stok yang tersedia, diproduksi atau diimpor. 
5.Barang akan dikirim setelah izin dan pembayaran persyaratan terpenuhi sesuai dengan jadwal pengiriman.

 

SEKTOR KONSTRUKSI


No

Persyaratan

P1

P2 Baru

P3 Baru

P3 Perpanjangan

1

Surat Permintaan

2

Jadwal Pembelian dan Penggunaan Bahan Peledak

 

 

 

3

Sertifikat Pengguna Akhir

 

 

4

Rekomendasi Kapolda

5

Izin Pertambangan

6

Rekomedasi Direktorat Jenderal Pertambangan

 

 

 

7

Izin P3

 

 

8

Data Perusahaan/SIUP

 

9

Izin SIPD

 

 

10

Copy Laporan Bulanan, sebelumnya 1 bulan

 

 

 

11

Sertifikat KIM dan Blaster

 

 

12

Ketua Penugasan Teknik Data

 

 

13

Surat Tanda Bukti Bahan Peledak 

 

 

14

Copy Laporan Bulanan, 6 Bulan sebelumnya.

 

 

 

15

Daftar Personil Keamanan

 

 

 

16

Lokasi Bahan Peledak/ Tata Letak

 

 

 

17

Data Pertambangan

 

 

 

18

Izin Dasar untuk Perluasan

 

 

19

Pernyataan Stok Bahan Peledak

 

 

 

20

Foto Bahan Peledak

 

 

 

Download

       @ 2011 by Dahana.com All Rights Reserved